Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Pertanian menerjunkan sejumlah tenaga kesehatan langsung ke pasar hewan. Utamanya untuk memantau potensi penyakit berbahaya, misalnya antraks. “Hari ini kita melihat keadaan dilapangan menjelang Idul Adha,” kata Bupati Indartato ketika mengunjungi pasar hewan, Kamis (16/8/2018). Selain hewan yang berada dalam kondisi sehat, antusiasme masyarakat pada pekan terakhir menjelang Idul Adha cukup tinggi. Terbukti dilokasi jual beli yangdisebut Pasar Pon tersebut ramai pengunjung. Baik pedagang maupun pembeli. Selain memenuhi kebutuhan ternak kurban tingkat lokal, baik kambing maupun sapi dari Pacitan juga dijual keluar daerah. Salah satunya Jakarta.

Terkait ketersediaan ternak yang akan dipotong pekan depan, dipastikan jumlahnya mencukupi. Meski dipenghujung tahun lalu banjir bandang dan tanah longsor menyebabkan matinya sapi dan kambing, sekarang populasinya telah pulih. Saat ini nilai jual hewan kurban beranjak naik. Jika sebelumnya harga sapi berkisar antara Rp 19-20 juta per ekor, kini dijual Rp 22 juta. Demikian pula dengan kambing yang rata-rata naik Rp 200-300 ribu setiap ekornya. (arif/nasrul/juremi tomas/danang/humaspacitan).

Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Petugas Kesehatan Diterjunkan

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *