
Kabupaten Pacitan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada ajang Inovasi Teknologi (INOTEK Award) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur, Pacitan berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus. Ketiga inovasi tersebut masing-masing masuk dalam Top 15 pada tiga kategori berbeda, mengukuhkan Pacitan sebagai salah satu daerah yang terus mendorong kreativitas, teknologi, dan inovasi di berbagai sektor.
Ajang INOTEK Award merupakan kompetisi tahunan yang bertujuan menjaring inovasi terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Penilaian dilakukan tidak hanya berdasarkan kebaruan dan keunikan ide, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan, implementasi, relevansi, serta dampaknya terhadap masyarakat dan pembangunan daerah. Kompetisi ini menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah untuk memamerkan karya-karya inovatif yang mampu menjawab berbagai tantangan di lingkungan masing-masing.
Dalam kompetisi tahun 2025, Pacitan mengajukan berbagai inovasi kreatif dari sejumlah instansi dan lembaga pendidikan. Dari seluruh inovasi yang dikirimkan, tiga di antaranya berhasil menembus daftar 15 besar pada tiga kategori berbeda.
Inovasi pertama adalah Aplikasi DESPACITO (Design Thinking Practice for Design Product Orientation) yang meraih posisi Top 15 dalam kategori Inovasi Teknologi Berbasis Web/Aplikasi Mobile. Aplikasi yang dikembangkan sebagai media pembelajaran ini memadukan konsep design thinking untuk melatih siswa berpikir kreatif dalam menciptakan produk. Selain itu, aplikasi ini juga dirancang untuk membantu para pelaku UMKM pemula dalam memahami proses merintis usaha, mulai dari perencanaan produk hingga strategi pemasaran. Dengan hadirnya DESPACITO, dunia pendidikan dan UMKM di Pacitan diharapkan dapat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tren industri kreatif.
Selanjutnya adalah inovasi JARIK WIRU (Belajar Ilmu Komunikasi & Wirausaha) yang masuk Top 15 pada kategori Inovasi Sosial Budaya & Kependudukan. Inovasi ini berfokus pada upaya menjadikan pendidikan di Kabupaten Pacitan lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja, terutama bagi generasi muda. JARIK WIRU menggabungkan pembelajaran ilmu komunikasi dengan keterampilan kewirausahaan sehingga peserta didik tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun usaha mandiri. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang inovatif, komunikatif, dan siap berkompetisi di era ekonomi kreatif.
Inovasi ketiga adalah Robot Penyapu Jalan Kendali Jarak Jauh, yang berhasil masuk Top 15 dalam kategori Inovasi Khusus Milenial. Robot ini dirancang untuk membantu petugas kebersihan dalam membersihkan jalan dengan teknologi kendali jarak jauh, sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih aman dan efisien. Inovasi ini menunjukkan kemampuan generasi muda Pacitan dalam mengembangkan teknologi robotik yang aplikatif, sekaligus menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda dapat menjadi solusi atas permasalahan layanan publik.
Puncak acara penghargaan INOTEK Award 2025 digelar di Mercure Surabaya Grand Mirama Surabaya pada Kamis (13/11). Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Kepala Bappeda Litbang Pacitan Heru Sukresno, yang hadir mewakili Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.
Prestasi ini menjadi motivasi bagi Kabupaten Pacitan untuk terus menghadirkan inovasi di berbagai sektor, baik teknologi, pendidikan, sosial, maupun pelayanan publik. Melalui penghargaan ini, Pacitan menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya inovatif yang berorientasi pada masa depan dan kebutuhan masyarakat.
