
Pacitan — Pemerintah Kabupaten Pacitan menyambut dengan penuh antusias dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) untuk kembali menjadi tuan rumah Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) tahun 2025. Ajang olahraga rakyat yang sarat semangat kebersamaan dan sportivitas ini resmi dibuka di Gelanggang Olahraga (GOR) Wijaya Krida Pacitan, pada Jumat (17/10/2025).
Tarkam Kemenpora merupakan program nasional yang digagas untuk mendorong pembinaan olahraga berbasis masyarakat di seluruh pelosok tanah air. Tahun ini, kegiatan tersebut hanya dilaksanakan di 45 kabupaten/kota se-Indonesia, dan Pacitan menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jawa Timur yang dipercaya menjadi tuan rumah. Kepercayaan ini menjadi bukti nyata bahwa Pacitan dinilai memiliki kesiapan, komitmen, serta dukungan masyarakat yang kuat dalam mengembangkan olahraga sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, yang hadir mewakili Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kemenpora atas kesempatan berharga tersebut. “Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada Kemenpora yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pacitan untuk menjadi tuan rumah Tarkam 2025. Kami berharap ke depan akan semakin banyak event nasional yang dipercayakan kepada Pacitan,” ungkap Gagarin.
Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa pelaksanaan Tarkam bukan hanya menjadi ajang prestasi olahraga di tingkat lokal, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Dengan semangat sport tourism, kegiatan ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat dari berbagai daerah untuk datang ke Pacitan, sekaligus mengenal potensi wisata dan keindahan alam “70 Mile Sea Paradise” yang menjadi julukan bagi Kabupaten Pacitan.
“Selain sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet berprestasi, Tarkam juga menjadi momentum untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Para pelaku UMKM, sektor kuliner, dan penyedia jasa wisata tentu mendapatkan dampak positif dari kegiatan ini,” tambahnya.
Sementara itu, dari pihak Kemenpora, Een Ermawati selaku Analis Kebijakan Ahli Madya dan Wakil Deputi Pemberdayaan Olahraga menyampaikan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan Tarkam bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sebagai sarana memperkuat silaturahmi, mempererat persatuan antarwarga, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui olahraga.
“Tujuan diadakannya Tarkam ini bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Kami ingin olahraga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekadar kegiatan kompetitif,” jelas Een.
Ia juga memberikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, antusiasme masyarakat Pacitan menjadi salah satu yang terbaik di antara daerah penyelenggara lainnya. “Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat Pacitan dan komitmen pemerintah daerah yang begitu luar biasa. Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk berprestasi di bidang olahraga,” tambahnya.
Tarkam Kemenpora 2025 di Pacitan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kecamatan yang akan berlaga dalam sejumlah cabang olahraga populer di masyarakat seperti voli, sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, dan atletik. Ajang ini juga diharapkan dapat menjadi titik awal bagi munculnya atlet-atlet muda berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Pacitan di tingkat nasional bahkan internasional.
Dengan semangat “Sport for All”, Tarkam Kemenpora 2025 bukan sekadar lomba antar kampung, melainkan perwujudan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi, sekaligus memperkuat citra Pacitan sebagai kota pariwisata yang dinamis dan penuh energi positif.
