
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, serta perusahaan dan industri di Kabupaten Pacitan. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas antara dunia pendidikan, pelatihan vokasi, dan kebutuhan industri, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah agar mampu bersaing di pasar kerja.
Pelaksanaan Bimtek tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Kemenaker RI menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait kebijakan ketenagakerjaan, perencanaan tenaga kerja terampil, hingga penyusunan kurikulum berbasis kompetensi. Selain itu, Bimtek diharapkan mampu membantu lembaga pendidikan dan pelatihan dalam menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga lulusan dapat terserap secara lebih optimal oleh industri.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan lembaga pendidikan mulai dari SMA/SMK hingga perguruan tinggi turut hadir. Industri dan perusahaan lokal juga terlibat secara aktif dalam diskusi, baik dari bidang manufaktur, pariwisata, hingga UMKM. Kolaborasi ini diharapkan menjadi titik awal dalam membangun keselarasan program pendidikan vokasi dan pelatihan kejuruan dengan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan.
Narasumber dari Kemenaker RI menyampaikan bahwa tantangan dunia ketenagakerjaan saat ini semakin kompleks. Revolusi industri 4.0 dan perkembangan teknologi yang cepat menuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang relevan, mulai dari keterampilan digital hingga soft skills seperti komunikasi dan kerja tim. Oleh karena itu, Bimtek tidak hanya fokus pada teknis pelatihan, tetapi juga pada strategi menghadapi perubahan kebutuhan industri.
Selain memberikan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan pendampingan yang memungkinkan peserta untuk mengidentifikasi kebutuhan daerah, menganalisis peluang kerja, dan menyusun program pengembangan SDM berbasis potensi lokal. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan Pacitan mampu mencetak tenaga kerja kompeten yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu berinovasi dan berwirausaha.
Melalui Bimtek ini, Kemenaker RI menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan hubungan kemitraan antara lembaga pendidikan, pelatihan, dan dunia usaha. Program tersebut diharapkan menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang terintegrasi, sehingga peluang kerja dan peningkatan daya saing tenaga kerja di Pacitan dapat terus ditingkatkan.
Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah pusat dan daerah berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun SDM unggul, produktif, serta adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi dan dunia kerja di masa mendatang.
