
Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali menggelar Malam Anugerah Pacitan Innovation Award (PIA) tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada para inovator yang telah berkontribusi dalam menghadirkan gagasan kreatif di berbagai bidang pembangunan. Acara yang berlangsung meriah dan penuh nuansa kebanggaan ini digelar di Pendopo Kabupaten Pacitan dan dihadiri oleh Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, Wakil Ketua DPRD Pacitan, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, serta para nominator yang dengan antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gagarin Sumrambah, mewakili Bupati Pacitan, menyampaikan bahwa ajang Pacitan Innovation Award menjadi ruang strategis untuk mendorong inovasi yang relevan dan aplikatif dalam menjawab tantangan daerah. “Melalui Pacitan Innovation Award 2025, kita ingin mendorong lahirnya solusi-solusi kreatif yang mampu mengangkat potensi Pacitan,” ujarnya dalam acara penganugerahan, Senin (08/12).
Tahun ini, Pacitan Innovation Award memasuki penyelenggaraan tahun ketiga dengan jumlah peserta yang terus meningkat. Total sebanyak 161 inovator dari berbagai latar belakang ikut ambil bagian, menunjukkan tingginya semangat dan antusiasme masyarakat maupun aparatur pemerintahan dalam menciptakan terobosan. Menurut Kepala Bappeda Litbang, Heru Sukresno, inovasi peserta terbagi dalam enam kategori, yaitu kategori perangkat daerah, puskesmas, sekolah/perguruan tinggi, ASN, masyarakat, serta kategori milenial. Dari setiap kategori dipilih 10 nominator untuk kemudian ditentukan juara 1 hingga 3, serta juara harapan 1 dan 2.
Pada kategori perangkat daerah, RSUD dr. Darsono berhasil meraih juara pertama berkat inovasinya dalam pelayanan kesehatan. Juara kedua diraih oleh BKPSDM dan juara ketiga oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Sementara itu, pada kategori puskesmas, Puskesmas Wonokarto keluar sebagai juara pertama, diikuti Puskesmas Ngadirojo sebagai juara kedua, dan Puskesmas Tanjungsari sebagai juara ketiga.
Sedangkan kategori Sekolah/ Perguruan tinggi, Juara 1 SD Negeri 3 Wonosidi, Juara 2 TK Negeri Pembina Pringkuku dan Juara 3 SMK Negeri 3 Ngadirojo
Kategori ASN juga mencatatkan nama-nama inovator unggul. Juara pertama diraih oleh Indra Prastowo, juara kedua oleh Mardiyanto, serta juara ketiga oleh Muhammad Syahrul Munir. Pada kategori masyarakat, Soge Digital Valley meraih juara pertama, Gandung Senatama sebagai juara kedua, dan PT. Sentana Teknologi Informasi menempati juara ketiga. Sementara itu, kategori milenial turut menampilkan potensi anak muda Pacitan, dengan juara pertama diraih oleh Ilham Kheif Ramadhanu, juara kedua oleh Dani Saputri, dan juara ketiga oleh Intan Hidayatul Ulya.
Malam anugerah ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berinovasi. Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap melalui PIA, inovasi dapat terus tumbuh, diaplikasikan, dan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah di berbagai sektor. Ajang ini sekaligus menegaskan bahwa kreativitas dan inovasi merupakan kunci dalam menciptakan Pacitan yang lebih maju, kompetitif, dan berdaya saing.
