
PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pacitan menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai upaya mewujudkan data sosial ekonomi yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (29/01).
Sosialisasi dan Bimtek DTSEN dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho yang mewakili Bupati Pacitan. Kegiatan ini diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seluruh camat, kepala desa, serta operator desa se-Kabupaten Pacitan. Keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem data sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Dalam sambutannya, Sekda Heru Wiwoho menyampaikan bahwa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional merupakan kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan menyatukan berbagai sumber data agar menjadi satu rujukan resmi dalam penentuan kebijakan. Data yang valid dan terintegrasi dinilai sangat penting untuk memastikan berbagai program bantuan sosial dan intervensi pemerintah tepat sasaran, adil, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Data yang valid bukan hanya menjadi kebutuhan administratif, tetapi menjadi pondasi utama dalam memastikan bantuan sosial dan program intervensi pemerintah benar-benar tepat sasaran dan berkeadilan,” ujar Sekda.
Lebih lanjut disampaikan, pengelolaan DTSEN memerlukan komitmen bersama, sinergi, dan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa dan kelurahan. Setiap tingkatan pemerintahan memiliki peran penting dalam proses pengumpulan, pemutakhiran, dan validasi data agar kualitas data yang dihasilkan benar-benar dapat dipercaya.
“Pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional memerlukan komitmen dan kolaborasi dari seluruh pihak, sehingga data yang dihasilkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat,” tambahnya.
Sekda Heru Wiwoho berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian sosialisasi dan bimbingan teknis dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta mampu mengimplementasikan hasil kegiatan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing. Dengan demikian, DTSEN dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan masyarakat Pacitan yang semakin sejahtera dan bahagia.
Menurutnya, tujuan akhir dari kegiatan ini adalah agar seluruh peserta memahami konsep DTSEN secara komprehensif, mengetahui peran dan tanggung jawab masing-masing, serta berperan aktif dalam proses pemutakhiran data mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga OPD terkait.
Sosialisasi dan Bimbingan Teknis DTSEN menghadirkan Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, Joko Widiarto, beserta tim sebagai narasumber. Para narasumber memberikan penjelasan teknis terkait kebijakan DTSEN, mekanisme pengelolaan data, serta langkah-langkah pemutakhiran data yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap terwujud sistem data sosial ekonomi yang terpadu dan berkualitas, sehingga seluruh program pembangunan dan perlindungan sosial dapat direncanakan dan dilaksanakan secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
