Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar doa bersama sebagai bentuk kesiapan spiritual sekaligus ikhtiar memohon keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman wingking (halking) Rumah Dinas Bupati Pacitan dan diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan serta masyarakat umum.

Suasana religius begitu terasa sejak awal acara. Para peserta duduk bersaf rapi, larut dalam lantunan kalimat-kalimat thayyibah yang menggema di halaman rumah dinas. Momentum ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana kebersamaan menjelang Ramadan.

Turut hadir dan mengikuti doa bersama tersebut Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho. Ketiganya tampak khusyuk bersama para peserta lainnya, menyatu dalam lantunan doa dan zikir. Kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat menjadi simbol kebersamaan serta komitmen membangun kehidupan religius yang harmonis di Kabupaten Pacitan.

Doa bersama dipimpin oleh Ustadz Muhammad Kholis. Dalam pengantar singkat sebelum doa dimulai, Ustadz Kholis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kesiapan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.

Menurutnya, doa bersama bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk permohonan ampun atas segala khilaf dan kesalahan yang telah dilakukan, sekaligus memohon kelancaran, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa yang akan segera tiba. Ramadan, lanjutnya, adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka, sehingga sudah sepatutnya disambut dengan hati yang bersih dan niat yang tulus.

Rangkaian doa diawali dengan pembacaan dua kalimat syahadat sebagai peneguhan iman, dilanjutkan istighfar untuk memohon ampunan kepada Allah SWT, serta zikir dan tahlil yang dilantunkan secara bersama-sama. Lantunan zikir yang menggema menciptakan suasana syahdu dan penuh kekhusyukan, menghadirkan ketenangan batin bagi seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap semangat Ramadan dapat membawa keberkahan bagi daerah dan masyarakat. Selain sebagai sarana refleksi spiritual, doa bersama juga menjadi penguat komitmen ASN untuk meningkatkan etos kerja dan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam bulan yang penuh kemuliaan.

Momentum menyambut Ramadan 1447 H ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi seluruh elemen masyarakat Pacitan untuk menjalani ibadah dengan penuh kesungguhan, menjaga kebersamaan, serta mempererat persaudaraan. Dengan hati yang bersih dan niat yang kuat, masyarakat Pacitan siap menyongsong bulan suci Ramadan dengan penuh rasa syukur dan harapan akan limpahan rahmat serta keberkahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *