
Kunjungan kerja Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon ke Kabupaten Pacitan disambut antusias pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam agenda kunjungannya, Menteri Kebudayaan mendatangi dua situs bersejarah yang menjadi kebanggaan daerah, yakni Monumen Jenderal Soedirman di Nawangan serta Museum Song Terus di kawasan Punung.
Kedatangan Menteri Kebudayaan didampingi jajaran pemerintah daerah, forkopimda serta sejumlah pejabat terkait. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam melihat secara langsung potensi sejarah, budaya dan warisan peradaban yang dimiliki Kabupaten Pacitan.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Monumen Jenderal Soedirman di Kecamatan Nawangan. Situs sejarah tersebut memiliki nilai penting karena menjadi salah satu jejak perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman saat bergerilya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Di lokasi tersebut, Menteri Kebudayaan melihat berbagai koleksi dan dokumentasi sejarah perjuangan Jenderal Soedirman. Ia juga mendengarkan penjelasan mengenai sejarah gerilya serta peran strategis wilayah Pacitan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Fadli Zon, situs sejarah seperti Monumen Jenderal Soedirman memiliki arti penting sebagai sarana edukasi sekaligus pengingat semangat perjuangan para pahlawan bangsa. Karena itu, pelestarian situs sejarah perlu terus dilakukan agar generasi muda memahami nilai-nilai patriotisme dan perjuangan.
“Tempat ini bukan hanya menyimpan sejarah perjuangan, tetapi juga menjadi simbol semangat kebangsaan dan nasionalisme yang harus diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Usai mengunjungi Nawangan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Museum Song Terus di Kecamatan Punung. Museum tersebut dikenal sebagai salah satu pusat penelitian manusia purba dan prasejarah penting di Indonesia. Kawasan Song Terus sendiri merupakan situs arkeologi yang menyimpan berbagai temuan peninggalan kehidupan manusia purba ribuan tahun silam.
Di museum tersebut Menteri Kebudayaan meninjau sejumlah koleksi hasil penelitian arkeologi, mulai fosil, peralatan batu hingga dokumentasi perkembangan kehidupan manusia prasejarah. Ia juga berdialog dengan pengelola museum mengenai upaya pelestarian serta pengembangan kawasan situs budaya dan sejarah tersebut.
Fadli Zon menilai Museum Song Terus memiliki potensi besar sebagai pusat edukasi sejarah dan destinasi wisata budaya. Menurutnya, keberadaan situs prasejarah di Pacitan menjadi bukti penting perjalanan panjang peradaban manusia yang perlu dijaga bersama.
“Song Terus adalah warisan luar biasa. Potensi sejarah dan ilmu pengetahuan di tempat ini sangat besar sehingga perlu terus dikembangkan sebagai pusat pembelajaran dan penelitian,” katanya.
Sementara itu Pemerintah Kabupaten Pacitan menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap berbagai situs sejarah dan budaya di daerah. Kunjungan Menteri Kebudayaan diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor kebudayaan, pendidikan sejarah serta pariwisata berbasis warisan budaya.
Pemerintah daerah juga berharap keberadaan Monumen Jenderal Soedirman dan Museum Song Terus semakin dikenal luas sehingga mampu menarik minat wisatawan maupun peneliti dari berbagai daerah.
Kunjungan kerja Menteri Kebudayaan RI di Kabupaten Pacitan berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, agenda tersebut juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga, merawat dan melestarikan kekayaan sejarah serta budaya bangsa untuk generasi mendatang.
